Jumat, 15 Januari 2016

Sistem Operasi

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian :

1.  Mekanisme Boot, yaitu meletakan kernel ke dalam memory kernel, kernel dapat dikatakan sebagai inti dari Sistem Operasi.

2.  Command Interpreter atau Shell, bertugas untuk membaca input berupa perintah dan menyediakan beberapa fungsi standar dan fungsi dasar yang dapat dipanggil oleh aplikasi/program maupub piranti lunak lain. Contoh dari Shell adalah : Command Prompt pada Windows XP (DOS pada Windows 98), XTerm dan Konsole di Mesin Linux (Unix).

3.  Driver untuk berinteraksi dengan hardware sekaligus mengontrol kinerja hardware.

4.  Resource Allocator. Sistem Operasi bertugas mengatur dan mengalokasikan sumber daya dari perangkat.

5.  Handler. Handler berperan dalam mengendalikan sistem perangkat agar terhindar dari kekeliruan (error) dan penggunaan sumber daya yang tidak perlu.

Sekarang kita akan menilik sejarah dan perkembangan Sistem Operasi.

Menurut Tanebaum, Sistem Operasi mengalami perkembangan yang dapat dibagi ke dalam 4 generasi.

1.  Generasi Awal
Perkembangan awal Sistem Operasi masih dilakukan secara manual dalam artian belum muncul adanya Sistem Operasi yang secara otomatis artinya belum mendukung layanan pekerjaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian.

2.  Generasi Kedua
Di generasi ini sudah diperkenalkannya perkejaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian atau biasa disebut dengan Batch Proccessing System.

3.  Generasi Ketiga
Pada generasi ketiga, Sistem Operasi sudah mendukung layanan Multi-User, Multi-Programming dan Batch Proccessing System (Multi-Task).

4.  Generasi Keempat
Di masa ini, sudah diperkenankannya GUI (Graphical User Interface) yang artinya Sistem Operasi memiliki tampilan dan dengan bermodalkan mouse, End-User dapat menjalankan aplikasi/porgram atau piranti lunak.

5.  Generasi Selanjutnya
Pada generasi selanjutnya diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi, ini adalah contoh sebuah Sistem Operasi berbasikan Website yang berkerja di dalam sebuah Sistem Operasi. Dan generasi selanjutnya diperkenalkanlah Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti : PDA, Poket PC, dan lain sebagainya. Di generasi selanjutnya diperkenalkan juga teknologi Sistem Operasi jaringan yang sifatnya virtual, sehingga dalam 1 jaringan hanya diinstal 1 buah Sistem Operasi pada Perangkat yang bertugas menjadi Server. Selain itu, diperkenalkan pula Cross Platform Operating System yang artinya dapat menggabungkan 2 Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows.
Dewasa ini, hampir seluruh manusia memiliki PC dan Mobile PC. Dikarenakan faktor harga yang selalu berubah dan kebutuhan manusia akan perangkat otomatis seperti : PC, maka manusia menjadikan PC sebagai kebutuhan utama. Seiring dengan perkembangan teknologi PC pun dibuat ringkas agar dapat dijadikan sebagai piranti otomatisasi yang bergerak (Bisa digunakan kapan saja, di mana saja dan oleh siapa saja). Contoh PC bergerak adalah : Laptop, Notebook dan NetBook, ketiga piranti tersebut juga memiliki Sistem Operasi layaknya PC. Dan sekarang saatnya kita bahas Sistem Operasi yang ada di PC.

Penanganan Proses dalam Sistem Operasi 

Berkaitan dengan penanganan proses, dikenal beberapa istilah seperti multiprogramming, multitasking, penyimpanan virtual, time sharing dan multiprocessing.
Multiprogramming adalah suatu metode yang memungkinkan dua buah  program atau lebih dijalankan secara serentak dalam sebuah computer dan berbagi sumber daya dalam waktu yang berlainan. Sebagai contoh, dalam satu waktu sebuah program sedang menggunakan CPU, sedangkan program yang lain menggunakan printer. Sebelum konsep multiprogramming diterapkan, system operasi hanya menjalankan sebuah program pada satu waktu.
Multitasking adalah suatu kemampuan yang memungkinkan seorang pemakai menjalankan sejumlah program dalam waktu yang sama. Cara seperti ini umum dalam system PC. Dengan menggunakan system operasi Windows, seseorang dapat menjalankan program word untuk membuat dokumen sekaligus menjalankan program Exel untuk membuat perhitungan-perhitungan dalam tabel. Pemakai dapat berpindah dari satu program ke program lain dengan mudah dan setiap program tetap dieksekusi oleh CPU.
Timesharing adalah sebuah metode yang dipakai system operasi yang memungkinkan sejumlah pemakai dapat berinteraksi dengan proses yang dibuatnya karena setiap proses akan ditangani oleh CPU secara bergantian dalam jumlah waktu yang sama. Timesharing merupakan pengembangan lebih lanjut terhadap multiprogramming.
Penyimpanan virtual adalah suatu metode yang menangani sejumlah program dengan menjalankan program dengan membagi program-program tersebut kedalam bagian-bagian yang lebih kecil dan berukuran sama dengan hanya sebuah bagian dari setiap proses yang ditaruh dalam memori utama persatuan waktu.
Multiprocessing adalah suatu kemampuan system operasi yang menjalankan dua atau lebih instruksi secara serentak dengan menggunakan sejumlah CPU dalam sebuah computer. Dengan pendekatan seperti ini, system operasi dapat mengatur agar sejumlah CPU menjalankan instruksi – instruksi yang berbeda yang terletak dalam sebuah program dalam waktu yang sama.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar